Resume Film
(An Inconvenient Truth by al Gore)
Fenomena alam yang terjadi sepanjang tahun belakangan ini sering berbalik dengan prediksi manusia dan terkadang diluar kewajaran. Fenomena tersebut diakibatkan oleh manusia yang paling besar kontribusinya dalam hal kerusakan. Manusia selama ini telah banyak melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap Sumber Daya Alam, dengan seringnya mengesampingkan keseimbangan ekosistem dan keberlangsungannya untuk masa depan anak cucu kita.
Berbagai macam alasan mengapa manusia merusak lingkungan seharusnya tidak dibenarkan, akan tetapi karena kebutuhan manusia yang semakin besar, sehingga sering mengabaikan keseimbangan alam dan ekosistem yang ada.
Dapat kita lihat dan saksikan fenomena-fenomena kerusakan alam di sekitar kita diantaranya adalah perbuatan manusia yang tidak bertanggungjawab yaitu: pembalakan liar, pembuangan limbah pabrik, pengambil alihan lahan hijau sebagai bangunan pabrik atau gedung-gedung pencakar langit, dll. Sedangkan yang berasal dari bencana alam diantaranya; gempa, kekeringan, banjir, badai, gunung meletus, meteor, dll. Kerusakan yang paling besar diakibatkan oleh ulah-ulah manusia dari berbagai belahan dunia dan sudah memberikan dampak global.
Negara-negara di dunia yang besar dalam menyumbang kerusakan alam adalah negara maju atau negara industri karena pengeluaran emisi gas karbonnya lebih besar baik dari rumah tangga maupun pabrik-pabrik. Gas-gas emisi tersebut merupakan sumber dari kerusakan pelindung bumi yaitu lapisan ozon dalam atmosfer.
Berdasarkan data yang diperoleh dari tahun ketahun grafik selalu menunjukkan kenaikan. Ini menandakan kurang adanya kesadaran maupun keseriusan dari manusia untuk menjaga kelangsungan bumi. Manusia belum bisa berhenti dari kebiasaan buruknya yang berdampak buruk pada lingkungan. Memang perlu waktu yang lama untuk merubah kebiasaan. Akan tetapi kalau kita mengamati secara seksama bumi ini sudah terlalu jauh dan parah mengalami kerusakan. Usaha yang dilakukan oleh manusia saat ini tidak memberikan pengaruh yang besar dalam memperbaiki kembali alam yang sudah terlanjur rusak, apa lagi dalam skala yang sangat besar.
Berdasarkan penelitian yang panjang dan analisis yang mendalam dapat diasumsikan bahwa bumi tempat tinggal kita ini akan mengalami perpecahan menjadi beberapa bagian, karena sebagian bumi akan tertutupi oleh air yang volumenya semakin meningkat. Hal ini pun pernah terjadi beratus-ratus tahun yang lalu saat bumi belum di huni oleh manusia.
Sudah saatnya manusia untuk memperbaiki kebiasaan buruknya yang memberikan dampak kerusakan terhadap alam. Gunakanlah sumber daya alam/ energi yang ada sesuai kebutuhan dengan tetap mempertimbangkan kelestariannya. Alam ini bukanlah hanya kita yang berhak menikmatinya, anak cucu kita juga mempunyai hak untuk menikmati alam ini. Banyak cara untuk ikut turut serta menjaga kelestarian alam ini: gunakanlah bahan bakar alternatif karena bahan bakar fosil sudah semakin sedikit dan proses kejadiannya membutuhkan waktu beribu tahun, kurangilah pemakaian listrik yang kurang bermanfaat, olahlah kembali sampah atau limbah sehingga aman terhadap lingkungan, berikanlah edukasi kepada orang terdekat anda agar memiliki kesadaran lingkungan.
By: Lasin


